UBALOKA
DITUNTUT FIRST RESPONDEN
Anggota Unit Bantu
Pertolongan Pramuka (UBALOKA) Kwartir Cabang Banjarnegara saat ini dituntut
untuk lebih peka dalam hal Medical First Responden dan kondisi darurat lainnya
yang mungkin terjadi sewaktu waktu ditengah masyarakat. komandan UBALOKA Purnomo
Setiyo Riyadi Mengatakan, berbagai langkah dan upaya penguatan kapasitas
anggota dalam hal MFR tersebut terus dilakukan agar nantinya setiap anggota
dapat sigap dan cepat melakukan pertolongan bila mana terjadi situasi darurat.
“ tak hanya sekedar teori, namun praktek yang sesungguhnya sangatlah penting
guna melatih kecepatan dan ketepatan dalam segi pertolongan pertama dalam
kondisi darurat” ujarnya.
Selain itu, kualitas, mental
dan fisik anggota juga patut terus dijaga agar dalam melaksanakan tugas atau
misi kemanusiaan dapat terjaga dan pelayanan prima tetap diutamakan.
Sementara itu Komandan SAR
Kabupaten Banjarnegara Aris Sudaryanto mengatakan, Medical First Responden
merupakan bahasa pertolongan pertama dalam tehnik Searc And Rescue. “ dalam
materi ini peserta dituntut harus cepat, tanggap dan trengginas dan tidak boleh
panic dalam menghadapi korban, sehingga korban dapat terselamatkan dalam
kondisi cepat “ katanya.
Lebih jauh dia menjelaskan,
aplikasi dari materi MFR tersebut diharapkan dapat dilakukan bilamana terjadi
situasi darurat bencana, kecelakaan, maupun kejadian luar biasa lainnya dengan
mengedepankan konsep keselamatan nomor satu.
Kuatkan
SDM
Sementara itu ketua Kwarcab
Pramuka Setiawan mengatakan, keberadaan Ubaloka saat ini diharapkan menjadi
garda terdepan dalam hal pertolongan pertama kegawatdaruratan dan kondisi
bencana alam bila mana terjadi dan kapanpun dimanapun. “ penguatan kapasitas
dan kualitas Sumber Daya alam terus dilakukan agar sistem terus berjalan dan
mampu memberikan yang terbaik untuk melayani masyarakat saat kondisi darurat “
ujarnya.
Dengan demikian, pramuka
yang dikenal oleh masyarakat tidak hanya sekedar permainan, tepuk tangan atau
bernyanyi, namun banyak hal yang mampu dilakukan dan dalam berbagai sector
pelayanan sehingga eksistansi pramuka dapat terus tegak berdiri tidak dimakan
oleh jaman. (alwan)
