PRAMUKA PEDULI SAMPAH
- Aksi bersih sampah
sepanjang 15 km
KALIBENING – Ratusan
Anggota Pramuka se Kwartir Ranting Kecamatan kalibening perwakilan pangkalan
MTS 1 Kalibening, MTS 2 Kalibening, SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 3 kalibening serta
pangkalan SMA Muhammadiyah kalibening sabtu kemarin menggelar aksi bersih
sampah diwilayah jalan utama Kalibening Karangkobar dan komplek pasar
kalibening hingga finish di komplek hamparan kebun teh curug Kasinoman dengan
total jarak pembersihan hingga 15 km.
Ketua
Panitia kegiatan Abdul Manaf mengatakan, aksi bersih dan pungut sampah anggota
pramuka merupakan langkah kecil untuk sebuah impian yang besar yakni masyarakat
yang sadar akan kebersihan dan perilaku hidup sehat. “ Bukan hanya Pramuka,
namun dibutuhkan peran serta seluruh element masyarakat, ormas dan tokoh agama
untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat “ paparnya.
Fenomena
sampah yang berserakan hampir disepanjang jalan, komplek pasar dan sudut
pertokoan wilayah kalibening menjadi Pekerjaan bersama, karena hingga saat ini
banyak masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan serta belum
tersedianya Tempat Pembuangan Sampah Akhir diwilayah kecamatan Kalibening
hingga Karangkobar.
Ketua
Kwartir Ranting Pramuka Kalibening Ngadikan mengemukakan, aksi bersih dan
pungut sampah oleh anggota pramuka merupakan salah satu implementasi penanaman
pendidikan karakter kepada generasi muda tentang pentingnya hidup bersih dan
cinta lingkungan. “sampah yang terkumpul hingga sore mencapai puluhan karung
dan diangkut menggunakan 3 unit kendaraan milik kwarran untuk selanjutnya
dipilah antara sampah organic dan anorganik “ paparnya. Dengan terjun langsung
ditengah masyarakat dalam bentuk bhakti sosial diharapkan proses edukasi dan
pembinaan yang diberikan kepada peserta didik akan lebih mengena tentang arti
dan manfaat yang bisa diambil.
Aksi Nyata
Sementara
itu Ketua Kwarcab Pramuka Banjarnegara Setiawan mengatakan, dewasa ini banyak
permasalahan sosial kemasyarakatan yang masih menjadi Pekerjaan Rumah
Pemerintah membutuhkan campur tangan bersama dan penanganan oleh berbagai
pihak, dan Pramuka mencoba mengambil peran untuk itu. “ banyak Pekerjaan Rumah
yang perlu mendapatkan penanganan secara cepat dan bukan hanya sekedar teori,
kami mencoba memberikan aksi nyata selain sebagai proses edukasi juga sebagai
pelecut berbagai pihak untuk turut peduli tentang sampah “ ujarnya.
Kedepan,
berbagai aksi nyata yang melibatkan anggota Pramuka akan terus dilakukan dalam
rangka ikut membantu program pemerintah dalam bidang sosial kemasyarakatan yang
saat ini semakin marak banyak terjadi.**alwan
