KONTINGEN BANJARNEGARA DI KARANTINA
Meski dalam bulan ramadhan
pemusatan latihan dan training center kontingen Banjarnegara yang akan
mengikuti Jambore Daerah pada awal agustus mendatang terus digenjot secara
intensif. Pimpinan kontingen Nisam mengatakan, langkah tersebut sebagai upaya
pemantapan dan menggalang kebersamaan serta mematangkan seluruh materi yang
nantinya sebagai bekal peserta dalam event empat tahunan tersebut. “ dalam
bulan puasa ini dijadwalkan peserta kami gembleng dalam dua pertemuan yang
dikemas masing masing dalam tiga hari “ ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan,
materi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut antara lain, semaphore,
pioneering, tehnik survival, scouting skill, peta pita dan kompas, serta
beberapa materi yang dilombakan seperti pertendaan, Olimpiade pramuka dan
Pentas Budaya ketoprak humor. Meski waktu pelaksanaan relative sudah mepet
yakni pada awal agustus mendatang, namun kekompakan tim yang terdiri dari 40
penggalang dan berasal dari sedikitnya 34 pangkalan sekolah sudah terjalin
dengan matang dan siap bertempur dalam medan yang sesungguhnya.
Tugas Berat
Tahun ini tugas berat dipikul
oleh Kontingen banjarnegara, dimana beberapa materi baru dilombakan dalam
jambore daerah tahun ini yaitu ketoprak humor dan Olimpiade pramuka. Namun
demikian pihaknya mengaku optimis dapat mengulang sejarah beberapa tahun yang
lalu dikebumen dan karanganyar dimana tinta emas ditorehkan dengan berhasil
menjadi juara umum.
Sementara itu Ketua Kwarcab
pramuka Setiawan mengatakan, meski tahun init terasa berat namun dengan
semangat dan kerja keras pantang menyerah semua hal bisa terjadi. “ saya
berharap agar peserta mampu memaksimalkan potensi yang ada serta mencurahkan
seluruh kemampuan dengan riang, senang dan gembira sehingga prestasi gemilang
dapat diraih untuk membawa nama banjarnegara “ ujarnya. Hal tersebut sangat
penting mengingat tahun ini diperkirakan kekuatan dan potensi masing masing
kontingen merata dan hal tersebut juga menjadi tantangan tersendiri. Namun
demikian ia meminta kepada seluruh peserta untuk tidak minder namun justru
mengeluarkan yang terbaik untuk mengibarkan bendera kota dawet ayu.(alwan_humas)
