SAKA KALPATARU PEDULI LINGKUNNGAN
BANJARNEGARA - Satuan Karya Pramuka Kalpataru Kwarcab Banjarnegara
ikut berperan dan berpartiisipasi dalam rangkaian pelaksanaan peringatan hari
lingkungan Hidup tingkat Propinsi yang digelar di Kabupaten banjarnegara. Acara
yang dihadiri oleh seluruh kepala daerah se Jawa Tengah tersebut juga dihadiri
oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko. Dalam kesempatan tersebut,
puluhan pramuka penegak pandega anggota Satuan Karya Pramuka Kalpataru turut
ambil bagian dengan membuat puluhan lubang biopori dikomplek alun alun kota dan
pendopo kabupaten. Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko mengatakan, peran
serta generasi muda dalam menjaga, melestarikan dan merawat lingkungan sangat
mutlak diperlukan, demi keberlangsungan dan kemaslahatan umat manusia. Tak terkecuali
anggota pramuka yang harus menjadi pelopor dan garda terdepan dalam menanamkan
nilai dan kesadaran cinta lingkungan. “ wadah saka kalpataru sangatlah tepat
sebagai upaya membantu pemerintah untuk ikut serta menyelamatkan lingkungan,
karena disitu beranggotakan pemuda pemuda yang sadar dan cinta lingkungan “ Ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, aksi
nyata pemuda khususnya pramuka saka kalpataru sangat dinanti ditengah minimnya
generasi muda yang acuh dan mengabaikan keberadaan lingkungan. Hal tersebut
penting artinya, mengingat dampak yang ditimbulkan jika kita tidak merawat
lingkungan atau bahkan merusak dan membuat celah yang dapat memicu terjadinya
bencana alam.
Dalam kesempatan tersebut, wakil
gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko juga
berkesempatan ikut serta dalam membuat lubang biopori yang diikuti oleh
sejumlah kepala daerah dan undangan.
Tanamkan sejak dini
Terpisah pamong saka kalpataru
Kwarcab Banjarnegara Eko Yusfianto mengatakan, meski keberadaan saka kalpataru
tergolong baru didirikan dibawah naungan Kantor Lingkungan Hidup, namun animo
dan minat peserta serta anggota baru sangat luar biasa. Hal tersebut diharapkan
menjadi pemicu untuk mematik generasi muda lebih mencintai lingkungan. “ alam
dan lingkungan merupakan sahabat kita yang harus dilestarikan dan dijaga, jika
tidak maka alam juga bisa marah atas perlakuan kita sendiri “ ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, rasa
cinta lingkungan perlu ditanamkan sejak dini, termasuk melalui wadah pembinaan
saka kalpataru. Diharapkan nantinya wadah ini akan menjadi payung bersama generasi
muda dalam menyelamatkan dan melestarikan lingkungan yang akhir akhir ini
semakin menghawatirkan. ( Alwan_humas Kwarcab )