MANTABKAN KADERISASI, KWARCAB GELAR LPK
Gerakan pramuka kwartir cabang
Kabupaten Banjarnegara akhir pekan kemarin (20-21/06) mengadakan kegiatan
Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK). Kegiatan yang dipusatkan di sanggar
Bhakti kwarcab tersebut digelar selama dua hari dan diikuti oleh sedikitnya 150
peserta yang merupakan anggota UBALOKA(unit Bantu Pertolongan Pramuka), calon
peserta Raimuna Daerah dan Dewan Kerja Pramuka penegak Pandega.
Andalan Cabang urusan Binamuda
Penegak Muhamad Najib Mengatakan, kegiatan LPK tersebut merupakan program Tahun
ini yang bertujuan untuk mencetak kader kader pemimpin dan anggota pramuka yang
berkualitas dan mumpuni. “ LPK ini merupakan suatu langkah yang efektif untuk
mencetak pemimpin yang berkarakter dan mempunyai integritas yang baik “
ujarnya. Lebih jauh dia menjelaskan, lewat kegiatan tersebut peserta diajak
untuk sama sama memahami apakah arti seorang pemimpin yang sebenarnya dan
bagaimana caranya untuk mengaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Meski
dalam situasi puasa ramadhan namun peserta sangat antusias dalam mengikuti
semua sesi kegiatan hingga usai. Dalam kegiatan tersebut digelar buka dan sahur
bersama serta pendalaman kerohanian, selain itu peserta diberikan beberapa
materi yang disampaikan oleh andalan cabang, Dewan kerja dan alumni ex peserta
LPK Daerah. Beberapa materi yang diberikan tersebut diantaranya work,
Kaderisasi, Messeger Of Peace, Pramuka Garuda, mengenal potensi diri, dan
inovasi leadership. Materi tersebut merupakan teori yang diadopsi dari LPK
daerah yang digelar beberapa waktu lalu.
Pemimpin yang berkarakter
Ketua kwarcab Pramuka Setiawan
mengatakan, dewasa ini masyarakat sangat merindukan sosok pemimpin yang
berkarakter dan mampu memberikan tauladan serta pondasi yang baik dalam
berorganisasi. “ lewat pelatihan tersebut diharapkan kader kader muda akan
menjadi penerus dan pengerak roda organisasi, serta muncul pemimpin yang
mempunyai karakter kuat sesuai dengan amanat undang undang kepramukaan “
ujarnya.
Dengan beberapa metode dan materi
yang diberikan dengan konsep kematangan individu dan personel, peserta
diharapkan mampu menerapkan apa hyang didapat, baik saat kembali ke pangkalan
sekolah, organisasi kemasyarakatan lainnya maupun gerakan pramuka pada
khususnya. Dengan demikian pola dan konsep pembinaan pembentukan watak dan
kepribadian yang telah diberikan menjadi dasar yang kuat dalam berorganisasi
ditengah masyarakat. (Alwan_humas)
